Puting Beliung Terjang Jombang, Rumah dan Kios di Kudu Rusak
Hujan deras disusul angin kencang menerjang sejumlah desa di Jombang pada Rabu sore. BPBD masih mendata rumah dan bangunan yang rusak.
JOMBANG – Hujan deras disusul angin puting beliung menerjang sejumlah desa di Kabupaten Jombang pada Rabu (28/10/2026) sore.
Atap rumah dan kios beterbangan, genteng terlepas, dan sejumlah kandang ternak ambruk. Hingga Kamis (29/10/2026) pagi, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jombang masih mendata jumlah bangunan yang rusak.
Waktu dan wilayah terdampak
Angin kencang mulai terasa sekitar pukul 16.00 WIB. Warga Katemas, Kecamatan Kudu, bernama Rohman (42) menyebut hujan deras turun sekitar 30 menit, lalu disusul angin selama kira-kira 15 menit.
Puluhan atap rumah dan beberapa kios di desa itu terbang tersapu angin.
Berdasarkan laporan sementara BPBD yang dikutip media lokal, kerusakan tercatat di Kecamatan Kudu (Desa Katemas), Kecamatan Plandaan (Desa Plandaan), Kecamatan Megaluh (Desa Megaluh), dan Desa Pucangsimo di Kecamatan Bandarkedungmulyo.
Kerusakan di Plandaan
Di Dusun Sambiroto, Desa Plandaan, atap galvalum rumah seorang warga rusak parah dan etalase di dalamnya ikut terdampak.
Kepala Desa Plandaan Suratman mengatakan banyak genteng di tepi atap rumah warga tersingkap atau terlepas. Tiga kandang sapi di desa itu juga dilaporkan roboh.
Jumlah kerusakan belum seragam
Angka kerusakan yang beredar masih berbeda-beda. Sejumlah media lokal menyebut puluhan rumah dan kios rusak di tiga kecamatan, sedangkan iNews.id melaporkan ratusan rumah rusak di empat kecamatan, termasuk rumah seorang warga di Desa Kampungbaru, Plandaan, yang disebut ambruk.
Data resmi masih menunggu hasil pendataan BPBD. Dalam laporan yang dihimpun, belum ada kabar korban jiwa.
Hujan sejak awal pekan
Hujan memang sudah mengguyur wilayah Jombang sejak Senin (26/10/2026). Pejabat BPBD Jombang, Wiku, menyebut hujan itu berkaitan dengan rekayasa cuaca yang dilakukan pemerintah provinsi untuk mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan, sementara rilis BMKG soal awal musim hujan belum keluar. Prakiraan BMKG untuk Kamis (29/10/2026) menyebut Jombang cerah.
Warga yang rumahnya rusak dapat melapor ke pemerintah desa atau BPBD Jombang agar tercatat dalam pendataan. Pada masa peralihan musim, warga juga diimbau memeriksa kekuatan atap dan memangkas dahan pohon yang rawan patah.